top of page

Society 5.0 dan Peran ERP: Ketika Teknologi Bukan Sekadar Canggih, Tapi Juga Berpusat pada Manusia

Tampilan dari atas sebuah meja kerja bersama dengan beberapa orang menggunakan laptop. Di atas meja terlihat empat laptop terbuka, seseorang mengetik, satu orang memegang ponsel, serta berbagai perlengkapan kerja seperti notebook, hard drive eksternal, headphone, cangkir kopi, botol minum, dan camilan yang tertata di atas meja kayu.
Society 5.0 dan Peran ERP: Ketika Teknologi Bukan Sekadar Canggih, Tapi Juga Berpusat pada Manusia

Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat. Setelah dunia ramai membahas Revolusi Industri 4.0 yang menitiberatkan pada otomatisasi dan digitalisasi proses produksi, kini muncul konsep baru bernama Society 5.0.


Konsep ini bukan hanya tentang mesin pintar atau sistem otomatis melainkan tentang bagaimana teknologi digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia secara menyeluruh. Lalu, apa sebenarnya Society 5.0? Apa bedanya dengan 4.0? Dan bagaimana dampaknya bagi bisnis, khususnya dalam penggunaan sistem ERP? Mari kita bahas secara sederhana dan runtut.


Apa Itu Society 5.0?

Society 5.0 adalah konsep masyarakat masa depan yang mengintegrasikan ruang fisik dan ruang digital secara menyeluruh untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial dan ekonomi.


Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh pemerintah Jepang sebagai visi "super smart society", yaitu masyarakat cerdas yang memanfaatkan teknologi untuk menciptakan kesejahteraan yang merata.


Jika pada era Industri 4.0 fokusnya adalah otomatisasi dan efisiensi produksi, maka Society 5.0 melangkah lebih jauh. Teknologi tidak hanya digunakan untuk mempercepat proses bisnis, tetapi juga untuk memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh manusia.


Sederhananya:

  • Industri 4.0 mengoptimalkan proses.

  • Society 5.0 mengoptimalkan kehidupan.

Dalam Society 5.0, manusia tetap menjadi pusatnya. Teknologi seperti AI dan big data hanyalah alat untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan etis.


Perbedaan Society 5.0 dan Industri 4.0

Pada era Industri 4.0, perusahaan berfokus pada otomatisasi pabrik, sistem siber-fisik, dan efisiensi rantai produksi. Tujuannya adalah meningkatkan produktivitas dan menekan biaya.


Sedangkan dalam Society 5.0, teknologi diperluas ke seluruh aspek kehidupan: kesehatan, pendidikan, transportasi, layanan publik, hingga sistem keuangan. Data dari berbagai sektor diintegrasikan agar solusi yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan inklusif.


Artinya, Society 5.0 tidak hanya berbicara tentang bisnis, tetapi tentang ekosistem masyarakat secara keseluruhan.


Komponen Utama Society 5.0

Untuk mewujudkan konsep ini, ada beberapa teknologi utama yang menjadi fondasinya:


  1. Pertama, Artificial Intelligence (AI) dan machine learning yang digunakan untuk analisis prediktif. Teknologi ini membantu memproyeksikan permintaan pasar, risiko bisnis, atau kebutuhan layanan publik.

  2. Kedua, Internet of Things (IoT) yang memungkinkan perangkat fisik saling terhubung dan mengirimkan data secara real-time.

  3. Ketiga, big data yang mengumpulkan dan mengolah data dalam jumlah besar untuk menemukan pola dan korelasi lintas sektor.

  4. Keempat, cloud computing dan edge computing yang memungkinkan penyimpanan dan pemrosesan data secara fleksibel.

  5. Kelima, sistem keamanan digital yang menjaga kepercayaan publik dan melindungi data dari penyalahgunaan.


Kombinasi teknologi ini memungkinkan layanan yang lebih personal, rantai pasok yang adaptif, serta model bisnis baru yang berbasis data.


Namun, di balik peluang besar tersebut, muncul pula tantangan seperti tata kelola data, etika penggunaan AI, literasi digital, serta perlindungan tenaga kerja yang terdampak otomatisasi.


Peran ERP dalam Era Society 5.0

Dalam konteks bisnis, sistem ERP menjadi fondasi penting untuk mengintegrasikan data dan proses kerja.


ERP (Enterprise Resource Planning) awalnya dikenal sebagai sistem back-office untuk mengelola keuangan dan operasional. Namun dalam Society 5.0, perannya berkembang menjadi pusat integrasi data lintas ekosistem.


Contohnya, sebuah rumah sakit swasta bernama RS Sehat Sentosa menggunakan ERP untuk:

  • Mengintegrasikan data pasien dengan stok obat.

  • Mengatur jadwal tenaga medis berdasarkan prediksi jumlah pasien.

  • Mengontrol biaya operasional secara real-time.

Dengan sistem terintegrasi, manajemen dapat mengambil keputusan lebih cepat dan tepat.


Di sektor manufaktur, misalnya PT Surya Teknologi memanfaatkan konsep digital twin yang terhubung dengan ERP. Ketika sistem mendeteksi potensi kerusakan mesin berdasarkan data sensor, ERP otomatis menyesuaikan jadwal produksi dan memesan suku cadang sebelum kerusakan benar-benar terjadi.


Manfaat Implementasi ERP dalam Mendukung Society 5.0

  1. Efisiensi Operasional dan Integrasi Data

    ERP menyatukan berbagai sumber data dalam satu sistem. Hal ini mengurangi duplikasi data dan meminimalkan kesalahan input.


    Ketika laporan keuangan, data persediaan, dan informasi penjualan berada dalam satu platform, perusahaan dapat mempercepat proses pelaporan dan meningkatkan akurasi analisis bisnis.


  2. Mendorong Inovasi dan Kolaborasi

    Dengan sistem terintegrasi, setiap divisi dalam perusahaan dapat bekerja lebih sinkron.


    Data operasional yang terkumpul bisa dianalisis untuk menciptakan layanan baru. Misalnya, perusahaan distribusi dapat memanfaatkan data penjualan untuk memprediksi tren permintaan dan menyesuaikan strategi pemasaran lebih cepat.


    Kolaborasi lintas divisi pun menjadi lebih mudah karena semua pihak mengakses sumber data yang sama.


  3. Pengambilan Keputusan Berbasis Data

    ERP menjadi fondasi bagi integrasi dengan teknologi seperti AI dan Business Intelligence (BI).

    Data yang sudah bersih dan terstruktur dapat dianalisis untuk:

    • Menentukan alokasi anggaran.

    • Mengelola risiko rantai pasok.

    • Menyesuaikan strategi saat terjadi gangguan pasar.

    Dengan pendekatan ini, keputusan tidak lagi didasarkan pada intuisi semata, melainkan pada data yang terukur.


Tantangan yang Perlu Diantisipasi

Walaupun peluangnya besar, penerapan Society 5.0 tidak otomatis berhasil.


Perusahaan harus memastikan:

  • Tata kelola data yang jelas.

  • Keamanan sistem yang kuat.

  • SDM yang memiliki literasi digital memadai.

  • Kerangka etika dalam penggunaan AI.


Tanpa kesiapan tersebut, teknologi justru bisa menimbulkan risiko baru.

Langkah awal yang bisa dilakukan pemilik bisnis adalah melakukan audit kesiapan data, memilih ERP berbasis cloud yang modular, serta berinvestasi pada pelatihan karyawan.


Society 5.0 adalah konsep masyarakat masa depan yang memadukan teknologi canggih dengan kebutuhan manusia sebagai pusatnya. Berbeda dengan Industri 4.0 yang fokus pada efisiensi proses produksi, Society 5.0 bertujuan meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh melalui integrasi data dan teknologi.


Dalam dunia bisnis, ERP memegang peranan penting sebagai infrastruktur integrasi data dan proses. Dengan sistem yang tepat, perusahaan dapat bekerja lebih efisien, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan.


Namun, keberhasilan transformasi ini tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga pada kesiapan organisasi, tata kelola data, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.



Komentar


Infinite-ERP

Transform Your Business Processes

Kantor Pusat

KHALEEFA CAMP Batam

Ruko Bukit Sentosa Blok C No.05

Kel. Mangsang, Kec. Sungai Beduk

Kota Batam, Kepulauan Riau

Indonesia 29437

Phone: +62 821-7400-7804

Development Office

KHALEEFA CAMP Magetan

Jalan Sawah No.01 RT.09 RW.02

Desa Klagen Gambiran, Kecamatan Maospati

Kabupaten Magetan, Jawa Timur 63392
Phone: +62 821-7400-7804

Pertanyaan Umum:

sales@infinite-erp.co.id

Layanan Pelanggan:

support@infinite-erp.co.id

Quick Links

Syarat & Kondisi

Kebijakan pribadi

Ikuti kami

Daftar untuk mendapatkan berita dan update terbaru dari Infinite-ERP.

Thank You for Subscribing!

LinkedIn

Facebook

Twitter

© 2021 Infinite-ERP. Seluruh hak cipta.

bottom of page